•Januari 6, 2013 • Tinggalkan sebuah Komentar

Fitrah Notes

Hanya saja kata terkadang tak suara
Pun rangkulku tak kuasa

Semoga kau mengerti arti sorot mata

*Syafakillah for my another beloved sister

Medan, January rain 2013

Lihat pos aslinya

•Desember 10, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

BidukKata

image

Akhirnya ahad kemarin tepat sebulan saya menikmati ricuhnya  bangsal anak, setelah akhirnya harus pindah ke ruang perinatologi yang dingin dan senyap ini, sambil sesekali mendengarkan dendang oek2 ala baby.

Stase anak dalam dunia per-coass-an, dimana-mana pun itu, adalah salah satu stase terberat, jadwal jaga terbanyak, ketemu suster2 killer, juga supervisor2 yang high protective. Tapi meski begitu, entah kenapa, saya nemu “feel”-nya… bukan berarti “ujug2” saya mau jadi dokter anak, he. Tapi, ya senang saja.

Dulu saat masih kuliah, saya tak pernah berfikir bahwa pengidap Leukemia sebanyak ini. Sebut saja adik2 di atas (insya Allah, mereka izin dipublish), dua di antaranya adalah pengidap ALL, saat ini masih menjalani serangkaian kemoterapi yang perlahan2 menggugurkan bulu2 halus mereka.

Beberapa waktu lalu, ada yang mengidap kanker getah bening, dan luar biasanya dia hapal semua regimen kemoterapinya, sampe berapa tetes infus kemonya.. pas saya becandain,
“Mana alisnya??”
Dia langsung jawab, “udah gugurrr… akibat doxo!”
Ckcckk…

Lihat pos aslinya 147 kata lagi

•Desember 9, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Fitrah Notes

Sabtu ini tak seperti sabtu-sabtu yang lalu. Dunia perco-ass an yang lalu-lalu seolah menyediakan waktu kelonggaran saraf-saraf di hari sabtu. Namun tidak kali ini terkhusus untukku.  Masalah post test yang menjadi bahasan teranyar kami di minggu terakhir tiap stase biasanya dihebohkan.di hari-hari pertama, jumat sabtu biasanya sudah ujian, free dan plong rasanya. Namun Sabtu kali ini, aku masih saja menanggung beban ini. Ya sejak.hari minggu di minggu lalu aku sudah berkutat dengan bab 8 Kaplan dan setumpuk status pasien yang terangkum dijurnal kami. Bayangkan kami harus hafal satu-satu nama pasien kami berikut dengan segala keluhan nya. Tak hanya itu makalah kami pun harus dikuasai dengan sedetail-detailnya, karena konon kabarnya penguji stase jiwa ini suka yang detail-detail. Maka sedari pagi Sabtu ini aku sudah ready duduk dengan tidak manisnya di bangku RSJD. Ujian ku yang terjadwal hari Rabu undur punya undur hingga sampailah dihari Sabtu. Jadilah aku keberatan kepala (ceilee) berisi…

Lihat pos aslinya 956 kata lagi

•November 10, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Fitrah Notes

A : ” Siapa itu pahlawan?”
B :” Pahlawan adalah Orang-orang yang memperjuangkan kebaikan untuk mu”
A : ” Aku dianugerahi banyak pahlawan kalau begitu”
B : ” Berterimakasihlah, bersyukurlah dan jadilah pahlawan bagi yang lain, seperti pahlawan pahlawanmu ”

Hero’s Day
Medan, 10-11-12

Lihat pos aslinya

•November 9, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

BidukKata

Semakin tersimpulkan di pikiran kita bahwa hakikat menghafal al quran adalah amal ruhani, amal ta’abuddi.

Modal utama menghafal adalah maknawiyah dan ruhaniyah, jadi barangsiapa ruhaniyahnya seimbang dg kesucian Al-Quran itu sendiri, maka dia lah yang akan mampu istiqomah bersama al quran selama hidupnya.

Berbagai metode menghafal Al-Qur’an yang ada hanyalah daya dukung. Ia tak akan berguna saat modal maknawiyah tak kuat. Jadi menghandalkan metode saja dalam menghafal adalah pemahaman yg keliru.

Adapun hifzhul-qur’an itu sendiri harus sejajar dengan agenda hidup kita, sholat kita, tiada yang memisahkan selain al-maut.

Hanya dengan jiwa yang kuat (nafsan qowiyyah), kita mampu menghadapi al-qur’an yang qaulan syaqila (perkataan yg berat).

Hifzhul-qur’an juga harus diimbangi dengan membaca, mempelajari, agar ketika membaca tiap ayat-ayat al-qur’an, kita mampu bersenyawa dengan ayat tsb, mampu memahaminya.

Hifzhul-qur’an pun  membutuhkan modal2 penyeimbang jiwa, yaitu tilawatil qur’an, istighfar, dan dzikr yang banyak.

Para salafush saleh penghafal qur’an pernah berkata,
“Saat…

Lihat pos aslinya 78 kata lagi

•Oktober 23, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

PUTRA PURNAMA

membaca1Generasi terdahulu umat Islam dari kalangan Sahabat dan Tabi’in kata Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah selalu berkumpul untuk tilawah dan saling menyimak Al-Qur’an dalam rangka menata hati dan mensucikan jiwa mereka. Rumah-rumah mereka, khususnya di bulan Ramadhan, berdengung tak ubahnya lebah-lebah, terpancari sinar, bertabur kebahagiaan. Mereka membaca Al-Qur’an dengan tartil, berhenti sejenak pada ayat-ayat yang membuat mereka ta’jub, menangis di kala mendengar keindahan nasehat-nasehatNya, gembira dengan kabar kebahagiaan. Mereka mentaati perintahNya sebagaimana menjauhi larangaNnya.

Dan ternyata makna qiro’ah – tilawah – tadarus – tadabur memiliki makna yang berbeda-beda aplikasinya dalam menyikapi Al Qur’an sebagai kitab suci bagi umat muslimin ini. Lantas apa perbedaannya ? apa saja definisi-definisinya ? Nah, mari kita tinjau sejenak bersama-sama.

Lihat pos aslinya 744 kata lagi

•Oktober 17, 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

DR. SAIFUL BAHRI, M.A.

Kultwit Serial #Cinta1

Saiful Bahri

1. Cinta adl salah 1 karunia termahal dr Allah.Banyak yg mencari,tapi tak semua menemukannya. Anugerah Sang Rahman utk yg dipilih-Nya #cinta

2.Salah satunya,Ibrahim as;yg tak ingin cinta-Nya tergerus atau bahkan berpaling.Maka,ujian cinta dlm bentuk apapun ia lulus istimewa #cinta

3. Dan cinta adalah pengorbanan. Cinta bukan klaim tanpa bukti. Ada ruh & pengakuan, ada simbol dan bukti verbal.Cinta bukan memiliki #cinta

4. Cinta itu merasakan & bukan sekedar “merasa” (GR).Cinta membuktikan bukan hanya terpendam.Cinta itu memberi & bukan hanya menuntut #cinta

5. Kadang cinta bisa seperti bulan purnama.Terlihat utuh, bulat dan terang.Sempurna.Tapi kadang seperti bulan sabit.Saat baru memulai#cinta

6. Atau ketika nyaris kehabisan. Tapi ia tak pernah padam. Karena akan kembali membulat. Bertahanlah pada bulatan sinar purnama#cinta

7. Bulatan yg makin diterangkan para kekasih-Nya.Bahkan yg paling dicintai-Nya. Kanjeng Nabi Muhammad SAW, anak yatim yg pimpin dunia #cinta

8. Mencintai si miskin dan lemah,sayangi…

Lihat pos aslinya 563 kata lagi

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.